Tag Archives: artikeledukasi

Seminar Motivasi : Mengenal Seleksi PTN dan PTLN

Pada hari Sabtu, 17 September 2022 Edulab mengadakan seminar motivasi dan sosialisasi tentang “Mengenal Seleksi PTN dan PTLN” di tahun 2023. Materi yang dibahas di seminar motivasi ini adalah sosialisasi transformasi sistem seleksi PTN dan seminar motivasi. Pembicara di seminar motivasi ini yaitu Ibu Krisna Adiarini sebagai Co-Founder Edulab. Seminar ini berlangsung secara online melalui aplikasi zoom dari pukul 09.30 – 11.30 WIB. Selain itu, agenda ini dikhususkan hanya untuk siswa dan orang tua internal di Edulab.

Kelulusan Siswa Edulab ke PTN di Jalur UTBK SBMPTN 2021

Di Edulab setiap tahunnya selalu membuka program belajar untuk siswa yang ingin lulus di jalur UTBK SBMPTN. Siswa dan siswi yang mengikuti program belajar tersebut sangat banyak yang sudah berhasil lulus di jalur UTBK SBMPTN ke Perguruan Tinggi Negeri pilihan mereka. Di setiap cabang Edulab para siswa dan siswinya sudah banyak yang lulus ke PTN impian sesuai minat dan bakat mereka. Pemelihan jurusan dan PTN oleh siswa selalu dalam pengawasan wali kelas dan edukator di Edulab cabang masing-masing. Jumlah siswa dan siswi yang berhasil lulus di jalur UTBK SBMPTN 2021 adalah sebanyak 673 siswa sampai tanggal 23 Juni 2021. Berikut beberapa testimoni siswa Edulab yang lulus di jalur UTBK SBMPTN 2021.

Bulan Juni 2021 ini Edulab memiliki promo “Juni Summer Sale 24.6” loh! Promo ini khusus untuk program SMP dan SMA. Selain itu, promo “Juni Summer Sale 24.6” khusus hanya untuk 2 kelas Flexi Max dan 1 kelas Suite. Di bulan Juni 2021 juga masih ada promo lain yaitu “Paket Hemat, Belajar 2 Tahun, Biaya 1 Tahun”. Promo tersebut dimulai belajar untuk siswa kelas 11 SMA sampai menghadapi UTBK SBMPTN 2023 dan juga diskon up to 30%. Kedua promo program belajar di Edulab bulan Juni tersebut hanya sampai tanggal 24 Juni 2021.

Program Belajar  dan Drilling AKM Edulab

  • Program Belajar

Tahun 2021 nanti Ujian Nasional dihapuskan dan diganti oleh Asessmen Nasional atau AKM. Ujian AKM ini dirancang untuk mengukur hasil belajar kognitif (literasi dan numerasi) peserta didik. Edulab menyediakan Program Belajar khusus AKM. Tujuan diadakannya program ini untuk membantu para siswa dan siswi agar memahami materi dan soal AKM lebih awal. Program belajar AKM di Edulab memiliki 3 fasilitas khusus seperti :

  1. Small class (12 siswa per kelas)
  2. Durasi 2 pekan
  3. Modul AKM terupdate

Berikut jadwal Program Pendampingan AKM :

  • Batch 1

4 Januari – 16 Januari 2021

  • Batch 2

18 Januari – 30 Januari 2021

  • Batch 3

1 Februari – 13 Februari 2021

  • Batch 4

15 Februari – 27 Februari 2021

  • Drilling AKM Tersedia di Edulab

DO THE BEST AKM : Drilling Soal – Soal Terbaik AKM
              Asessmen Nasional atau AKM ini sudah ditetapkan oleh pemerintah akan menggantikan Ujian Nasional 2021. Maka dari itu Edulab menghadirkan “DO THE BEST AKM”. DO THE BEST AKM ini adalah buku drilling yang didalamnya memiliki soal-soal terbaik untuk latihan AKM. Didalam drilling ini juga terdapat QRcode untuk mengakses video pembahasan dari soal-soal AKM secara lengkap.

  • Drilling AKM di Edulab ini mempunyai kelebihan seperti :
  1. Satu-satunya buku drilling AKM yang terupdate dilengkapi program pendampingan AKM secara online/offline di Edulab
  2. Berdasarkan panduan penilaian dari Kemendikbud
  3. Literasi dan numerasi sesuai panduan penilaian kemendikbud
  4. Materi disertai soal-soal dan kunci jawaban
  5. Disusun oleh Tim Edulab yang telah berpengalaman mengajar dan menulis berbagai materi serta Latihan soal

Informasi lebih lanjut tentang program AKM di Edulab ini bisa langsung hubungi cabang Edulab terdekat atau dm instagram pusat edulab.id ya!

 

 

Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Saat ini sedang mewabah Virus Corona atau COVID-19 yang sudah menyebar di berbagai negara termasuk di Indonesia. Virus ini menyebar begitu cepat setiap hari dan sudah banyak korbannya. Selain itu, COVID-19 juga menyerang manusia yang mempunyai daya tahan tubuh lemah. Maka dari itu, masyarakat Indonesia harus memounya daya tahan tubuh yang tinggi. Berikut tips meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Melakukan yoga

Kegiatan yoga akan membuat kamu menjadi lebih rileks dan juga bisa meningkatkan stamina. Jika dilakukan secara rutin, aktivitas ini dapat meningkatkan ketahanan tubuh serta mengurangi stres dan juga lelah.

  1. Memperbanyak makan sayur dan buah

Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, cobalah untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Penelitian menunjukkan, orang yang banyak mengonsumsi sayur dan buah, cenderung tidak mudah sakit. Mengapa? Karena vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayur dan buah mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus dan bakteri penyebab penyakit.

  1. Mengkonsumsi suplemen atau vitamin

Mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Konsumsi suplemen mungkin dapat menjadi pilihan untuk melengkapi pola makan yang kurang bernutrisi. Selain itu, mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen peningkat imunitas tubuh, perhatikan kandungan yang terdapat pada suplemen tersebut seperti Echinacea, Morinda citrifolia atau buah mengkudu, Phylantus atau daun meniran, Mengandung vitamin B6, C, dan E.

  1. Rutin berolahraga

Rutin berolahraga selama 30 menit setiap hari, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. Salah satu olahraga yang mudah untuk dilakukan adalah berjalan kaki dan jogging.

  1. Hindari rokok dan alcohol

Mengkonsumsi rokok dan alkohol secara berlebihan dapat merusak sistem daya tahan tubuh. Perokok memiliki risiko tinggi untuk mengalami infeksi paru, seperti bronkitis dan pneumonia. Sementara untuk perokok yang juga pecandu alkohol, risiko untuk terkena infeksi paru akan semakin besar.

Perbedaan Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Teknik Komputer

Para siswa dan siswi masih membutuhkan lebih banyak informasi tentang jurusan-jurusan yang ada di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta. Mengapa? Karena siswa dan siswi harus mengetahui tentang jurusan kuliah yang akan mereka pilih nantinya. Selain itu, beberapa jurusan juga banyak yang dianggap sama, padahal tidak sepenuhnya sama dan pasti memiliki perbedaan dari jurusan tersebut.

Jurusan Teknik Informatika berkonsentrasi terhadap perancangan dan pengembangan suatu perangkat lunak dan aplikasi. Selain itu, mahasiswa jurusan Teknik Informatika dituntut untuk memiliki kemampuan dalam algoritma komputasi. Kalau di jurusan Sistem Informasi mempelajari tentang pengembangan pada sebuah sistem informasi. Mahasiswa jurusan Sistem Informasi dituntut untuk memiliki kemampuan dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan sebuah sistem informasi.

Mata kuliah yang dipelajari di jurusan Teknik Informatika bersifat teknis, contohnya seperti perhitungan, bahasa pemprograman, pengembangan aplikasi dan perangkat lunak. Kalau mata kuliah di jurusan Sistem Informasi itu tentang bahasa pemprograman, tetapi yang membedakannya yaitu terdapat mata kuliah yang bersifat pada pengembangan sistem dan manajemen.

Lulusan Teknik Informatika umumnya akan mendapatkan gelar S.T. (Sarjana Teknik) atau S.TI. (Sarjana Teknologi Informasi). Sedangkan untuk lulusan Sistem Informasi umumnya akan mendapatkan gelar S.SI. (Sarjana Sistem Informasi). Tapi terkadang ada beberapa kampus yang memberi gelar yang sama pada lulusan Teknik Informatika dan Sistem Informasi yaitu S.Kom. (Sarjana Komputer). Selain itu, lulusan jurusan Teknik Informatika juga biasanya akan ditempatkan pada bagian pemprograman, pembuatan aplikasi, pengembangan aplikasi, bahkan pengembangan artificial intelligence. Kalau lulusan dari jurusan Sistem Informasi akan ditempatkan pada bagian pengembangan sistem, implementasi sistem informasi, dan maintenance sistem.

Jurusan Teknik Komputer mempelajari tentang perancangan, pembangunan komputer dan sistem berbasis komputer. Topik yang dipelajari seperti perangkat keras, perangkat lunak, sistem komunikasi, serta interaksi antara semua elemen tersebut. Sistem pendidikannya lebih banyak tentang pendekatan rekayasa atau terapan (engineering) dari pada ilmiah (science).

Mahasiswa di jurusan Teknik Komputer lebih banyak mempelajari perancangan sistem perangkat keras dijital, termasuk komputer dan sistem telekomunikasi. Perangkat lunak tetap dipelajari, tetapi hanya pada interaksinya dengan perangkat keras.

Dengan perkembangan era Internet of Things, ide-ide kreatif pemanfaatan komputer menjadi sangat menarik. Berbagai perusahaan startup di luar negeri saling berlomba membuat perangkat yang unik, dengan cara menggabungkan hardware dan software. Lulusan dari jurusan ini, nantinya akan bekerja sebagai System EngineerNetwork EngineerEmbedded System EngineerR&D EngineerRobotics EngineerControl Engineer, dan IT Consultant.

 

Sumber : duniailkom.com dan idntimes.com

Fakta dan Mitos di Jurusan Pariwisata

Pariwisata adalah salah satu bidang yang terus tumbuh. Bahkan akhir-akhir ini, pertumbuhan bidang pariwisata sangat pesat dengan adanya berbagai program acara di televisi maupun promosi di sosial media. Nah, kalau kamu tertarik dan mempunyai minat di jurusan ini, yuk ketahui dulu konfirmasi isu tentang fakta dan mitos dari jurusan Pariwisata.

  1. Mahasiswa pariwisata tau tentang semua objek wisata dan perhotelan

Hal ini Mitos! Banyak pasti yang berpikir bahwa anak jurusan Pariwisata selalu tau tentang objek wisata dan perhotelan, padahal kenyataannya tidak loh! Mahasiswa dari jurusan Pariwisata, tidak semuanya mengetahui objek wisata ataupun tentang perhotelan. Mengapa? Karena objek wisata dan perhotelan itu sangat banyak sekali, dan terus bertambah di setiap tahun dan bahkan bertambah setiap minggunya.

  1. Kuliah di jurusan Pariwisata itu mahal

Hal ini Fakta! Memang berkuliah di jurusan Pariwisata terbilang cukup mahal, karena biaya operasional untuk mengajar sambil jalan-jalan itu tidak murah, tapi kamu bisa lihat di kampus yang lain, ternyata beberapa kampus banyak yang mengeluarkan biaya kuliah jurusan Pariwisata tidak terlalu mahal. Mungkin kalau di kampus yang mengeluarkan biaya mahal memang segmentasinya tinggi. Hal tersebut mengakibatkan efek stereotip yang menyatakan bahwa masuk jurusan pariwisata adalah mahal.

  1. Berkuliah di jurusan ini mudah

Hal ini Mitos! Mahasiswa jurusan Pariwisata harus membuat jurnal tentang kasus pariwisata dalam negeri, atau disebut Domestic case study (DCS) dimana mahasiswanya harus melakukan studi kasus di seluruh Indonesia untuk menganalisis objek wisata di tempat tersebut, selanjutnya semester IV harus FCS, atau Foreign Case Study, yang mengharuskan mereka berangkat keluar negeri untuk membandingkan objek wisata di luar negeri dengan di Indonesia. Selain itu, ada kegiatan magang di dinas pariwisata, bandara, imigrasi, hotel, tour and travel, dan industri pariwisata lain selama 3 bulan, atau bisa diganti dengan Job Arientasi ke luar negeri selama 6 bulan. Selanjutnya harus KKN-Pariwisata, Proposal Skripsi, Seminar, dan Ujian akhir dan harus di ulang dari awal kalau bermasalah. Jadi kuliah di jurusan ini tidak mudah ya!

  1. Mahasiswanya sering berwisata

Hal ini juga Mitos! Tidak selamanya anak pariwisata itu kerjaannya berwisata atau jalan-jalan, karena di semester 1 mahasiswanya selalu belajar di dalam ruangan kelas. Di jurusan Pariwisata juga sistem perkuliahannya sama seperti jurusan lain.

  1. Selalu membaca buku tentang objek wisata saja

Hal ini Mitos! Hampir semua buku dipakai oleh mahasiswa jurusan Pariwisata, karena ketika mengembangkan sebuah tujuan wisata, atau objek wisata, kita harus belajar semuanya tentang unsur-unsur yang ada di dalam kawasan wisata seperti, sosial budaya, lingkungan, masyarakat, ekonomi, manajemen, keuangan, komunikasi, pemasaran, dan tata ruang. Hampir semua lingkup kajian keilmuan dipelajari. Jadi, buku-buku tentang kunjungan ke objek wisata itu hanya untuk hiburan saja.

  1. Mahasiswanya berpenampilan elegan

Hal ini Fakta! Mahasiswa jurusan Pariwisata memang selalu berpenampilan elegan saat pergi ke kampus. Mereka menggunakan celana kain, kemeja, dasi, jas, pantofel, dan penataan rambut yang rapih.