Tips dan Trik Meningkatkan Minat Baca

Membaca adalah suatu kegiatan yang sangat penting bagi semua kalangan masyarakat. Membaca perlu ditekankan kepada setiap individu, karena informasi yang paling mudah untuk kita peroleh adalah melalui bacaan seperti koran, majalah, buku-buku, dan lain-lain. Sayangnya minat baca di Indonesia sangat rendah. Kurangnya minat baca disebabkan oleh suatu faktor yaitu masih rendah kemahiran membaca seseorang, khususnya siswa yang masih bersekolah. Hasil penelitian yang dilakukan Tim Program of International Student Assessment (PISA) Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas (2003) mengatakan bahwa “Kemahiran membaca anak usia 15 tahun di Indonesia sangat memprihatinkan. Sekitar 37,6 persen hanya bisa membaca tanpa bisa menangkap maknanya dan 24,8 persen hanya bisa mengaitkan teks yang dibaca dengan satu informasi pengetahuan”. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut ada beberapa cara meningkatkan minat baca.

1. Pengemasan koleksi buku pribadi yang menarik

Buku yang usang dan kusam tentu tidak akan memberikan daya tarik bagi siapapun yang melihatnya. Apalagi untuk melihat buku setiap lembaran dan membaca isi buku yang terdapat di dalamnya. Kecuali buku tersebut sangat diperlukan dan tidak ada lagi yang bisa menggantikan keutamaannya. Oleh karena itu, mengemas buku dengan lebih menarik sangat diperlukan bagi yang minat membacanya masih kurang. Contohnya seperti: menyampul buku dengan rapi dan menggunakan rak buku yang menarik.

 

  1. Membentuk perpustakaan mini

Hal ini memang tidak dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat. Namun, lebih baik jika salah satu orang atau kalangan yang taraf hidupnya lebih dari cukup menyumbangkan untuk membentuk perpustakaan mini yang misalnya ruang lingkupnya setingkat rukun tetangga. Perpustakaan yang dibentuk dapat berupa perpustakaan konvensional atau perpustakaan digital.

 

  1. Motivasi guru dan keluarga

Pada dasarnya, pihak sekolah atau guru bertanggungjawab menumbuhkan minat baca bagi siswa, karena dari hal tersebut sumber kreatifitas siswa akan muncul. Sekolah harus mengajar dengan cara berpikir melalui budaya belajar yang menekankan untuk memahami materi. Selain itu, keluarga juga harus mendukung, terutama dari orang tua yang harus mencontohkan kegemaran membaca kepada anak mereka. Orang tua harus memperhatikan dan mengawasi terhadap kegiatan anak-anaknya. Sementara fasilitas untuk membaca di rumah juga harus dipenuhi, agar minat membaca di rumah turut meningkat.

 

  1. Menyediakan buku hiburan

Perpustakaan atau rak buku di rumah sebaiknya tidak hanya menyediakan buku-buku ilmiah saja. Melainkan menyediakan buku hobby dan buku fiksi yang banyak digemari para siswa.

 

Sumber: kompasiana.com

firdausblogdotcom.wordpress.com

student.cnnindonesia.com